• (0281) 636751,630463,634424 ext.137
  • sastra@ump.ac.id
  • Jalan Raya Dukuhwaluh P.O. BOX 202
    Kembaran, Banyumas

7 Negara Terlibat dalam International Summer Course 2017 di UMP

30 October 2017 by Berita 844 Views
Rate this item
(0 votes)

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kampanyekan back to nature untuk memanfaatkan potensi alam sebagai alternatif pengobatan. Melalui kegiatan International Summer Course Program 2017 yang bertemakan “Indonesian Traditional (Herbal) Medicine and Cosmetics”, Kantor Urusan International UMP melibatkan peserta dari 7 negara untuk mengobservasi potensi pengobatan herbal di Banyumas  khususnya.

Bertepatan pada 30 Oktober 2017 di Depan Gedung Rektorat UMP kegiatan International Summer Course Program 2017 resmi dibuka. Ketujuh negara  yaitu Indonesia, Malaysia, Republik Ceko, Bulgaria, Turki, Vietnam, dan Kamboja akan mengikuti serangkaian kegiatan summer course mulai dari 30 Oktober – 12 November 2017. Hadir dalam pembukaan, Wakil Rektor 4 Bidang Pengembangan, Kerjasama, dan AIK UMP Dr. Ns. Jebul Suroso S.Kp., M. Kep., Kabid Kebudayaan Dinporabud Kabupaten Banyumas Diskart S. Djatmiko SH., M.Si., Kepala Kantor Urusan Internasional  Santhy Hawanti Ph.D., beserta jajarannya, dan Dekan Fakultas Pertanian Ir. Bambang Nugroho M.P., dan Ketua Prodi Teknik Kimia Haryanto Ph.D. serta beberapa dosen yang menjadi narasumber ahli dalam kegiatan ini.

Wakil Rektor 4 Bidang Pengembangan, Kerjasama, dan AIK UMP Dr. Ns. Jebul Suroso S.Kp., M. Kep., mengatakan bahwa UMP menjadi salah satu  Perguruan Tinggi di Indonesia yang berkesempatan untuk menyelenggarakan International Summer Course 2017 yang akan mengkaji tentang potensi pengobatan herbal di Indonesia. Kegiatan ini mendapat dukungan dari Kemristekdikti dan berkolaborasi dengan UII dengan menghadirkan narasumber dari Fakultas Farmasi UII. Peserta akan ditunjukkan proses budidaya tanaman herbal, pengolahannya hingga menjadi  obat dan kosmetik herbal.  

“Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk menciptakan pengobatan herbal sebagai alternatif penyembuhan sebuah penyakit. Dan UMP sangat mendukung kegiatan seperti ini,” ungkapnya. Fakultas Pertanian UMP yang terkenal dengan organic plantationakan mengenalkan peserta tentang proses pembudidayaan tanaman herbal. Sementara narasumber dari Fakultas Farmasi akan mendisuksikan proses pengolahan dan pembuatan produk herbal, dan dari Fakultas Kedokteran akan meninjau dari aspek perkembangan herbal dalam dunia medis. Peserta juga akan di ajak untuk melakukan uji laboratorium di laboratorium UMP.

Banyaknya negara yang terlibat dalam International Summer Course 2017 juga sebagai  bentuk kampanye UMP sebagai  perguruan tinggi  Islam yang unggul, modern, dan Islami,  Hal tersebut karena, maraknya stigma negatif tentang Islam yang menggaungkan isu radikalisme. “Wawasan mahasiswa International akan terbuka dengan keramahan muslim yang ditunjukkan dari sikap civitas akademika UMP yang Islami,” tambahnya.

Seperti yang disampaikan oleh Kabid Kebudayaan Dinporabud Kabupaten Banyumas Diskart Djatmiko SH., M.Si., kegiatan International Summer Course Program 2017 di UMP sangat bagus untuk dikembangkan oleh perguruan tinggi lainnya. Hal tersebut karena program ini sebagai upaya memperkenalkan budaya dan potensi yang dimiliki Indonesia. Selain itu, dari segi pariwisata dapat mendongkrak ketertarikan wisatawan asing dan lokal untuk berkunjung dan menyambangi wilayah di Indonesia yang memilki potensi alam yang tinggi.

“Harapanya dengan diselenggarakan International Summer Course Program 2017 di UMP, potensi wisata dan kebudayaan khususnya di Purwokerto dapat disampaikan oleh peserta ketika kembali ke negaranya berasal,” ungkap Diskart S. Djatmiko SH., M.Si.,.

Salah satu peserta Lenka Rejzkova dari Charles University of Prague, antusias dengan kegiatan International Summer Course 2017 di UMP. Lenka sangat tertarik dengan dunia medis khusunya yang berhubungan dengan pengobatan herbal sebagai alternatif untuk penyembuhan.

Today's Poem

The Pavement 

Straight—stony—stormy—
Windy—wavy—weary—
Heavy—foamy
Flowery—nasty
Blissful—tearful
Delightful—hateful

Though, I must reach the final lap.

"Alf"





BERITA

PENGUMUMAN

ARTIKEL