MAHASISWA FAKULTAS SASTRA IKUTI SELEKSI BEASISWA INDONESIAN INTERNATIONAL STUDENT MOBILITY AWARDS


Mahasiswa Fakultas Sastra serius mengikuti tes Toefl Preparation untuk seleksi penerimaan Beasiswa Indonesian International Student Mobility Awards.

Purwokerto. Sebanyak lima orang mahasiswa Fakultas Sastra pada hari Rabu, 31 Maret 2021, mengikuti tes seleksi penerimaan beasiswa Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) yang diprakarsai dan didanai oleh Direktorat Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Masih mengusung format Merdeka Belajar-Belajar Merdeka (MBBM), beasiswa ini memberikan kesempatan kepada para mahasiswa Indonesia program Strata 1 (S1) dari seluruh perguruan tinggi negeri dan swastra untuk memperoleh pengalaman kuliah di perguruan tinggi luar negeri selama 1 semester. Selain itu, mahasiwa juga dapat mempelajari budaya negara tuan rumah, melakukan tugas-tugas praktis untuk mengasah ketrampilan, dan membangun jejaring (networking) dengan teman sejawat, para akademisi, dan masyarakat international. Bagi perguruan tinggi Indonesia, program ini diharapkan mampu memperkuat dan mengembangkan kerjasama akademik dengan perguruan tinggi luar negeri.

Sebagai bentuk tanggung jawab pelaksanaan pendidikan tinggi, Fakultas Sastra menyambut baik strategi Dikti dalam rangka menyiapkan lulusan sarjana perguruan tinggi Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pasar global. Dengan bekal pengalaman kuliah merdeka belajar-belajar merdeka, mahasiswa Fakultas Sastra akan memiliki qualifikasi kompetensi yang unggul dan handal. Untuk itulah, beberapa persyaratan diberikan agar penerima program beasiswa ini adalah mereka yang memiliki kriteria yang dibutuhkan. Persyaratan tersebut di antaranya adalah memiliki ketrampilan Bahasa Inggris aktif yang dibuktikan dengan skor TOEFL ITP minimal 500. Selain itu, mahasiswa juga harus memiliki indeks prestasi kumulatif IPK) minimal 3,25. Dan tentunya juga, mereka adalah mahasiswa aktif yang terdaftar di pangkalan data Dikti. Keuntungan dari beasiswa ini adalah mahasiswa dapat mengambil minimal 20 SKS untuk ditempuh di perguruan tinggi luar dan mata kuliah tersebut dapat dikonversikan ke mata kuliah di program studi asal. Jadi, kuliah merdeka belajar ini justru memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menyelesaikan studi di perguruan tinggi mitra. (nhy)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *