Menilik Kegiatan Apel Pagi di Fakultas Sastra

Setelah kurang lebih 20 tahun , akhirnya apel pagi untuk karyawan pun dilaksanakan kembali setelah Dr. Jebul Suroso, S.Kp., Ns., M.Kep. menjabat sebagai rektor baru Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Kegiatan apel pagi ini mulai dilaksanakan sejak tanggal 2 Februari 2021 di masing-masing fakultas. Namun, karena Fakultas Sastra hanya memiliki tiga orang karyawan  tetap dan Fakultas Agama Islam lima orang, maka kedua Fakultas ini bergabung dalam pelaksanaan apel pagi yang diadakan setiap pukul 07.00 WIB.

Kegiatan apel pagi ini dimulai dengan menyerukan yel-yel UMP dan dilanjutkan dengan arahan dari pimpinan Fakultas Sastra dan Fakultas Agama Islam secara bergilir setiap harinya. Selanjutnya, kegiatan diakhiri dengan doa dan tadarus bersama. Namun, pada setiap hari Jum’at, arahan pada kegiatan apel pagi diganti dengan kultum dan diakhiri dengan makan pagi bersama.

Menurut Endi dan Tauhid, karyawan Fakultas Sastra, dengan adanya apel pagi ini dapat menambah pengetahuan karena setiap paginya mereka selalu mendapat bekal dan arahan dari pembina apel. Hal ini juga disampaikan oleh Kepala TU Fakultas Sastra, Bu Woro yang mengungkapkan  bahwa dengan adanya kegiatan apel pagi ini dapat menambah ilmu, rasa kekeluargaan dan juga menjadikan rasa disiplin ada dalam setiap karyawan.

“Menurut saya dengan adanya kegiatan apel pagi ini setiap harinya saya menjadi bertambah ilmunya karena ada yang memberi arahan ataupun materi. Lalu, saya juga merasa merasakan kekeluargaan dengan karyawan yang lain dan juga Fakultas karena saya baru dipindah ke Fakultas ini. Selain itu menurut saya dengan adanya apel pagi karyawan-karyawan menjadi lebih disiplin untuk sampai di kantor.”, tutur Bu Woro saat diwawancarai (25/2).

Hal ini juga sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Sastra, Ambar Pujiyatno S.S. M.Hum., bahwasanya dengan adanya kegiatan apel pagi setiap hari dapat meningkatkan semangat bekerja karyawan, kedisiplinan, etos kerja serta menjadikan karyawan maupun tenaga pengajar menjadi lebih rajin. Beliau juga menambahkan harapan dengan diadakannya apel pagi ini dapat terus dilaksanakan ke depannya.

“Harapan saya, kegiatan apel pagi ini dapat terus dilaksanakan. Karena, kinerja yang dicapai akan meningkat dan terukur. Etos kerja dan rasa percaya diri karyawan juga akan meningkat. Timbul rasa bahwa apa yang dikerjakan itu adalah pekerjaan yang baik sehingga timbul rasa senang.”, tambah Ambar. (zaza)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *